Sabtu, 12 November 2016

Lihat bercak atau garis putih pada kuku, waspadalah




Salah satu bagian tubuh yang sering mendapat adalah kuku. Selain sebagai hiasan, kuku ternyata bisa berfungsi sebagai alat penditeksi penyakit sejak dini.

Ada beberapa tanda pada kuku yang menjadi sinyal jika telah terjadi sesuatu yang mengakibatkan kesehatan akan terganggu.
Saat memperhatikan kuku, kita kadang melihat adanya bercak putih atau garis-garis yang jelas. Tanda-tanda ini biasanya akan hilangdengan sendirinya dalam beberapa hari.
Namun jika tanda-tanda tersebut tidak hilang dalam jangka waktu yang lama, sudah saatnya kita harus hati-hati. Itulah waktunya untuk memeriksakan diri ke dokter.
Leukonikia adalah istilah untuk menyebut kondisi yang penuh dengan bercak putih atau garis-garis yang tidak hilang dalam jangka waktu yang lama. Munculnya leukonikia ini menjadi pertanda bawa kuku dan tubuh anda ada masalah.
Berikut beberapa hal yang mungkin  terjadi pada tubuh ketika anda meluhat bercak putih atau garis-garis pada kuku.
1.    Kekurangan protein atau seng
Jika muncul garis putih tunggal yang meluas sampai ujung kuku, mungkin merupakan pertanda kuku kekurangan protein. Atau jika ada garis-garis pada kuku, tubuh anda mungkin kekurangan seng, senyawa logam yang biasanya di temukan dalam tubuh.
2.   Infeksi kuku karena jamur

Bercak-bercak putih pada kuku dapat menunjukkan adanya kutil, jamur dan eksim, yang bisa memengaruhi kuku juga. Jika bercak-bercak putih atau garis-garis muncul di kuku kaki, itu artinya ada jamur di kuku.
3.   Penyakit liver, ginjal atau anemia
Dalam kasus yang jarang, perubahan kuku juga menjadi pertanda munculnya penyakit berat seperti sirosis atau hepatitis.
4.   Sarkoidosis
Bercak putih kecil di kuku bisa juga menjadi salah satu dari tujuh tanda anda terkena sarkoidosis – penyakit yang memengaruhi kulit, paru-paru, dan organ lainnya.
5.   Masalah kelenjar tiroid
Ketika kuku tiba-tiba lembek dan memiliki bintik putih, itu adalah kondisi yang dikenal sebagai kuku plumer. Nah, anda harus tau bahwa ini mungkin menunjukkan bahwa anda memiliki masalah dengan kelenjar tiroid – hipotiroidisme. Jika garis lebih rendah pada kuku itu berarti penyakit ini ditemukan pada tahap awal.
6.   Alergi
Anda mungkin alergi terhadap beberapa jenis cat kuku, pembersih cat kuku atau bahan kimia lainnya.

5 manfaat selai kacang untuk kesehatan jantung dan otak




Makan selai kacang, bersama kue atau roti tidak selalu berati tidak sehat. Sebaliknya, banyak manfaat yang bisa diambil dari selai kacang, yang sekilas terlihat bermnyak dan berlemak.
Meski mengandung kalori yang tinggi dan sering dianggap sebagai pengganggu buat mereka yang ingin menurunkan berat badan, para ahli gizi menjelaskan banyak manfaat lain dari selai kacang. Selain rasanya yang lezat, baik untuk jauntung dan usus, serta dapat mencegah penyakit seperti alzhaimer dan ginjal.
Selai kacang juga mengandung antioksidan tinggi, potasium, vitamin dan mineral yang sangat dibutuhkan tubuh.
1.       Membantu menurunkan berat badan dan membentuk otot
Selai kacang bisa membantu menjaga level energi tetap tinggi dan sangat membantu saat olahraga berat.



2.       Tinggi vitamin dan mineral

 
Banyak orang yang sudah paham bahwa selai kacang mengandung protein yang tinggi. Tapi tak banyak yang tahu bahwa selai kacang juga kaya potasium yang sangat baik untuk menjaga cairan dalam tubuh sehingga baik untuk jantung dan ginjal, serta membantu organ-organ vital lain dalam bekerja semestinya. Selai kacang juga mengandung magnesium yang baik untuk pembentukan energi dan tulang, vitamin E dan B6, yang melindungi jantung dan membantuh fungsi otak.
3.      

Kaya antioksidan
Selai kacang mengandung beberapa vitamin dan mineral. Menurut he world healthiest foods, selai kacang mengandung resveratrol, jenis antioksidan yang yang bisa didapatkan dari buah anggur merah dan minuman anggur merah dan bermanfaat untuk mencegah kerusakan pembuluh darah dan penggumpalan darah. Resveratrol juga dipercaya bisa mengurangi risiko penyakit kardiovaskular. Itulah sebab kenapa orang Prancis gemar minum anggur merah, lebih sedikit terkena serangan jantung dibandingkan warga Ameriak Serikat.
4.       Mencegah penyakit jantung dan kanker
Menurut daily mail, memakn kacang tanah atau selai kacang lima kali seminggu bisa memangkas risiko terkena penyakit kardiovaskular hingga separuhnya. Penyebabnya, selai kacang mencegah peradangan dalam tubuh dan membuat aliran darah kejantung lebih lancar dan sehat. Kandungan lemak tak jenuhnya juga bisa menurunkan kolesterol jahat.




5.       Baik untuk ingatan dan kesehatan otak
Selai kacang juga bisa memperbaiki kesehatan otak dan bisa mencegah penyakit alzheimer karena selai kacang juga mengandung zat niacin dan vitamin E yang ada di dalamnya.